BDR PJOK Lebih Menarik dengan Membuat Video

Peserta didik sekarang ini memiliki keunikan dibandingkan peserta didik generasi sebelumnya, misalnya soal kepiawaian dalam teknologi. Peserta didik sekarang lebih tertarik dengan teknologi digital atau gadget untuk mendapatkan informasi maupun tayangan yang berbasis video atau internet dibandingkan dari buku atau media cetak.
Hal ini memperlihatkan perilaku peserta didik sudah tak bisa dilepaskan dari menonton video secara daring (online). Teknologi digital juga membuat peserta didik ini selalu mengandalkan media sosial sebagai tempat mendapat informasi dan hiburan.
Peserta didik merupakan sumber daya manusia dengan potensi luar biasa yang sangat diperlukan pada masa mendatang, dimana teknologi komunikasi menjadi yang terdepan. Karakteristik yang cukup menonjol dari mereka adalah saling terhubung dan seolah tak bisa dibatasi. Keberadaan internet, wi-fi, laptop dan smartphone menjadi hal yang sangat penting sehingga memungkinkan mereka saling terhubung dan memiliki perspektif global.
Pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia, membuat semua tatanan kehidupan berubah, terutama dalam sistem pendidikan. Pembelajaran mengharuskan Belajar Dari Rumah (BDR) sehingga sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran Pendidikan
Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Pada pelajaran PJOK tidak hanya dituntut menyampaikan materi secara teori tetapi juga materi praktik olahraga yang harus dilaksanakan secara langsung bersama guru dan peserta didik.
Permasalahannya, bagaimana mengimplentasikan pembelajaran praktik olahraga dimasa pandemi covid-19 sedangkan guru tidak boleh mengajarkan secara tatap muka kepada
peserta didik?
Untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis dalam mengimplementasikan pembelajaran praktik olahraga menggunakan metode penugasan kepada peserta didik membuat video rekaman sesuai materi yang dipelajari. Tujuannya adalah agar proses pembelajaran akan lebih cepat ditangkap dan dipahami oleh peserta didik, dan peserta didik tetap melaksanakan praktik olahraga sebagai sarana meraih kebugaran tubuh yang baik. Selain itu para pengajar atau guru akan lebih mudah menyampaikan materi melalui media video. Menurut Sudjana dan Rivai (1992) manfaat media video yaitu: dapat menumbuhkan motivasi, makna pesan akan menjadi lebih jelas sehingga dapat dipahami oleh peserta didik dan memungkinkan terjadinya penguasaan dan pencapaian tujuan penyampaian.
Teknik penugasan yang penulis lakukan adalah memberikan tugas pembuatan video melalui grub WA. Di dalamnya berisi penjelasan dan arahan mengenai tugas-tugas materi fisik yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Penulis memberi tugas kepada peserta didik membuat rekaman video melakukan pemanasan, menjelaskan cara melakukan passing bawah dan passing atas pada permainan bola voli. Dilanjutkan melakukan gerakan teknik permainan voli sesuai rancangan pembelajaran, misalnya peserta didik harus melakukan pukulan servis atas dan servis bawah dalam permainan bola voli. Tugas-tugas membuat video teknik permainan voli tersebut di kirim ke WA grub atau di unggah ke youtube, link video tersebut dikirim melalui WA kepada penulis.
Penulis melakukan pengamatan dan evaluasi setelah semua tugas yang diberikan kepada peserta didik sudah diterima, penulis akan mengoreksi satu persatu tugas yang masuk di group whatsapp ataupun personal chat. Sebagai evaluasi penulis memberikan komentar atau koreksi terhadap video tugas peserta didik serta memberikan nilai ke dalam buku catatan nilai sebagai bukti fisik penilaian.
Hasilnya menunjukkan peserta didik memiliki karakter yang lebih kreatif, inovatif dan informatif. Hampir semua peserta didik bisa membuat tugas rekaman video yang menarik, bisa menjelaskan dan mempraktikan gerakan teknik bermain voli sesuai materi yang dipelajari.
Tidak berhenti di situ, hasil asesmen yang penulis lakukan melalui aplikasi google form mengalami peningkatan. Rata-rata nilai ulangan harian di semua kelas lebih baik dibandingkan sebelum ada penugasan dengan pembuatan video, baik kelas 7 maupun kelas 9 nilainya meningkat antara 10 sampai dengan 20 persen.
Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan selama semester ini penugasan membuat video rekaman olahraga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik SMP Negeri 1 Tangen terhadap mata pelajaran PJOK. Pengaruh media video akan lebih cepat masuk ke dalam diri manusia daripada media yang lainnya. Karena penayanggannya berupa cahaya titik fokus, sehingga dapat mempengaruhi fikiran dan emosi manusia.
Guru PJOK harus memanfaatkan metode penugasan membuat rekaman video pembelajaran olahraga untuk meningkatan minat peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikan berbagai macam olahraga. Dengan meningkatnya minat berolahraga berpengaruh pula terhahadap meningkatnya kebugaran jasmani dan rohani sehingga hasil belajar peserta didik akan semakin baik.
| Penulis | : | Triyanto Budi Santosa, S.Pd., Guru SMP Negeri 1 Tangen |
| Tanggal Terbit | : | 2021-05-05 |
| Diterbitkan di Media | : | Jawa Pos Radar Solo |
| Pranala Media Masa | : |
