SMPN 1 Tangen Gelar Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Kokurikuler

SMPN 1 Tangen Gelar Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Kokurikuler untuk Perkuat Karakter Siswa

SRAGEN – SMP Negeri 1 Tangen menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Kokurikuler selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 18 hingga 21 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti oleh seluruh dewan guru dengan tujuan meningkatkan kualitas perancangan pembelajaran berbasis penguatan karakter dan projek kontekstual bagi peserta didik.
Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Ibu Purwanti, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran kegiatan kokurikuler sebagai jembatan untuk mengoptimalkan pemahaman siswa atas materi intrakurikuler sekaligus mengasah keterampilan abad ke-21 menuju Indonesia Emas.
“Kegiatan kokurikuler bukan sekadar pelengkap, melainkan wadah strategis untuk membentuk profil pelajar yang berkarakter, kreatif, dan mandiri. Pembelajaran harus dirancang secara sistematis agar mampu memberi pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak,” ujar Ibu Purwanti saat membuka acara secara resmi.

Untuk memastikan materi penyusunan rencana pembelajaran tersampaikan secara komprehensif, sekolah menghadirkan Dr. Sri Handayani, M.Hum., Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Sri Handayani memberikan panduan teknis serta pendampingan langsung kepada para guru dalam memetakan tema, merumuskan capaian pembelajaran, hingga menyusun modul kokurikuler yang terintegrasi dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan peserta didik di SMPN 1 Tangen.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta workshop tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga melakukan kerja kelompok mandiri dan presentasi draf rencana pembelajaran.
Melalui pelaksanaan workshop ini, diharapkan seluruh guru SMPN 1 Tangen dapat mengimplementasikan perencanaan kokurikuler yang telah disusun secara optimal pada semester ini, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih dinamis, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara utuh.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *